Dahsyatnya Surat Al Fatihah 

AQL Peduli, Khazanah 

1. Ummul Kitab (Induk dari Al-Quran)

Ustadz Bachtiar Nasir sering menyebutkan bahwa Surat Al-Fatihah adalah Ummul Kitab atau Induk dari Al-Quran. Ini menunjukkan betapa pentingnya surat ini. Rasulullah SAW bersabda: “Tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca Ummul Kitab (Al-Fatihah).” (HR. Bukhari dan Muslim). Dengan kata lain, shalat kita tidak akan diterima tanpa membaca Al-Fatihah.

2. Pembuka dan Penutup Doa

Surat Al-Fatihah tidak hanya dibaca dalam shalat, tetapi juga menjadi pembuka dan penutup doa-doa kita. Ustadz Bachtiar Nasir menekankan pentingnya menghayati setiap ayat dalam Surat Al-Fatihah. Misalnya, ayat “Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in” mengandung makna bahwa hanya kepada Allah kita menyembah dan hanya kepada-Nya kita memohon pertolongan. Ini mengajarkan kita untuk senantiasa bergantung dan bertawakkal kepada Allah dalam segala hal.

3. Penyembuh dan Penawar

Selain sebagai bacaan wajib dalam shalat, Surat Al-Fatihah juga memiliki keutamaan sebagai penyembuh. Rasulullah SAW pernah bersabda: “Al-Fatihah adalah penyembuh dari segala penyakit.” (HR. Al-Bukhari). Ustadz Bachtiar Nasir sering mengingatkan kita untuk selalu membaca Surat Al-Fatihah ketika merasa sakit, baik itu sakit fisik maupun hati, karena di dalamnya terdapat kekuatan penyembuhan yang luar biasa.

4. Menyempurnakan Keimanan

Ustadz Bachtiar Nasir juga menegaskan bahwa Surat Al-Fatihah mengandung seluruh aspek keimanan. Dalam surat ini, kita memuji Allah, mengakui keesaan-Nya, mengakui bahwa hanya Dia yang berhak disembah, dan memohon petunjuk serta perlindungan dari jalan yang sesat. Dengan demikian, memahami dan mengamalkan Al-Fatihah akan menyempurnakan keimanan kita sebagai seorang Muslim.

5. Jalan Lurus (Ash-Shiratal Mustaqim)

Ayat “Ihdinas siratal mustaqim” mengandung permohonan kepada Allah agar kita senantiasa diberi petunjuk ke jalan yang lurus. Ustadz Bachtiar Nasir sering mengingatkan bahwa hidup di dunia penuh dengan godaan dan cobaan yang bisa menyesatkan kita dari jalan yang benar. Dengan terus-menerus memohon kepada Allah melalui ayat ini, kita berharap Allah akan menuntun kita ke jalan yang diridhai-Nya.

Kesimpulan

Hadirin yang berbahagia, Surat Al-Fatihah bukanlah surat yang panjang, tetapi mengandung makna yang sangat dalam dan luas. Marilah kita menghayati dan mengamalkan setiap ayatnya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga Allah SWT senantiasa memberi kita kekuatan untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan kita.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Scan the code